Breaking News

Kepala SMKN 3 OKU Resmi Lepas Kontingen O2SN Tingkat Provinsi, Berikan Arahan Penting dan Suntikan Semangat Juang

BATURAJA — Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Ogan Komering Ulu (OKU), Bapak Berkat Hanapi, secara resmi melepas keberangkatan kontingen atlet sekolah yang akan berlaga di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Provinsi Sumatera Selatan. Momentum pelepasan yang berlangsung penuh khidmat sekaligus membakar semangat juang ini dilaksanakan langsung di lingkungan SMKN 3 OKU pada Senin, 22 Juni 2026. Keberangkatan ini membawa misi besar untuk mengharumkan nama Kabupaten OKU di pentas olahraga pelajar regional.
Dalam komparasi dan seleksi ketat yang telah dilakukan sebelumnya, SMKN 3 OKU berhasil mengirimkan sebanyak 6 orang atlet terbaiknya yang siap bertarung habis-habisan. Para atlet pilihan tersebut akan turun dan unjuk gigi di 5 cabang olahraga (cabor) bergengsi yang diperlombakan. Adapun kelima cabor tersebut meliputi Pencak Silat yang mengirimkan delegasi untuk kategori Putra dan Putri, Panjat Tebing, Atletik untuk kategori lari Putra, serta cabang Bulu Tangkis.
Saat memberikan sambutan dan arahan di hadapan para atlet serta tim pelatih, Bapak Berkat Hanapi secara khusus menekankan pentingnya penguasaan strategi bertanding yang matang di lapangan. Beliau mengingatkan bahwa dalam sebuah kompetisi ketat tingkat provinsi, modal fisik dan bakat saja tidak akan cukup tanpa dibarengi dengan taktik yang cerdas. Setiap atlet dituntut untuk jeli melihat kelemahan lawan, membaca situasi pertandingan, serta mampu mengendalikan emosi agar tetap fokus pada target kemenangan.
Tidak hanya aspek taktik, Kepala Sekolah juga memberikan atensi besar terhadap faktor kebugaran, pengelolaan stamina, serta konsistensi menjaga kesehatan fisik selama turnamen berlangsung. Arahan yang sangat spesifik ia berikan kepada atlet yang akan turun di cabor lari atau atletik. Beliau berpesan agar para pelari pandai dalam mengatur ritme napas sejak garis start dimulai, tidak langsung menghabiskan seluruh tenaga secara menggebu-gebu di awal putaran, melainkan harus cerdik menyimpan energi demi melakukan akselerasi penuh menjelang garis finis.
Lebih lanjut, Bapak Berkat Hanapi menjelaskan bahwa tantangan ajang O2SN pada tahun 2026 ini terasa jauh lebih menarik sekaligus kompetitif akibat adanya perubahan regulasi. Sistem turnamen tahun ini mengharuskan para jawara terbaik di kategori SMK untuk kembali diadu dan dipertemukan dalam laga perebutan tiket krusial. Mereka harus bertanding melawan juara-juara terbaik dari jalur Sekolah Menengah Atas (SMA) demi menentukan siapa yang paling layak mendapatkan tiket emas mewakili Provinsi Sumatera Selatan ke tingkat nasional.
Meskipun menyadari peta persaingan akan jauh lebih berat dengan dipertemukannya jalur SMA dan SMK, Kepala SMKN 3 OKU mengaku tetap optimistis dengan kualitas anak didiknya. Optimisme ini didasari oleh rekam jejak prestasi gemilang yang selama ini menjadi tradisi di lingkungan sekolah. Terutama pada cabor Pencak Silat, SMKN 3 OKU tercatat memiliki sejarah manis di mana atlet-atletnya selalu berhasil menembus ketatnya persaingan dan melenggang hingga ke tingkat nasional pada tahun-tahun sebelumnya.
Sebagai bentuk komitmen nyata serta dorongan motivasi ekstra dari pihak manajemen sekolah, Bapak Berkat Hanapi juga mengumumkan sebuah rencana apresiasi bagi para pejuang olahraga tersebut. Pihak sekolah dipastikan telah merencanakan agenda refreshing dan sesi rekreasi khusus bagi para atlet di Kota Palembang setelah seluruh rangkaian pertandingan selesai dilaksanakan. Program ini disiapkan sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras dan tetesan keringat yang telah dipersembahkan siswa demi nama baik sekolah.
Acara pelepasan tersebut diakhiri dengan sesi doa bersama demi keselamatan dan kemenangan kontingen, dilanjutkan dengan sesi foto bersama antara kepala sekolah, official, tim pelatih, dan keenam atlet. Dengan persiapan fisik dan mental yang telah digodok matang, kontingen O2SN SMKN 3 OKU kini melangkah dengan penuh percaya diri menuju ibu kota provinsi, membawa harapan besar masyarakat Bumi Sebimbing Sekundang untuk kembali mengulang sejarah emas di tingkat nasional.

Redaksi: Buser62 (Atik)

Type and hit Enter to search

Close