Sebagai pucuk pimpinan di Kecamatan Semendawai Barat, Linda Wati menggarisbawahi bahwa kesuksesan sensus ini sangat bergantung pada keterbukaan masyarakat. Beliau mengimbau seluruh warga, khususnya para pengusaha dan pemilik UMKM di wilayahnya, untuk menyambut baik kehadiran petugas sensus yang akan mulai turun ke lapangan secara serentak pada periode pendataan tahun 2026 ini.
Dukungan ini disampaikan langsung dalam upaya sosialisasi dini agar tidak ada keraguan di tengah masyarakat saat petugas berkunjung. Linda menegaskan bahwa data yang dihasilkan dari wilayah Semendawai Barat akan menjadi fondasi penting bagi Badan Pusat Statistik (BPS) dalam memotret struktur ekonomi Indonesia yang kian dinamis, terutama pasca-perubahan pola konsumsi dan transaksi digital belakangan ini.
Lebih lanjut, Ibu Camat menekankan pentingnya kejujuran dalam memberikan jawaban. Beliau meminta para pelaku usaha untuk memberikan data yang benar dan apa adanya tanpa ada rasa takut. Penekanan ini dilakukan karena data tersebut nantinya akan menjadi rujukan bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam menentukan arah kebijakan publik yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kegiatan Sensus Ekonomi 2026 ini mencakup seluruh sektor usaha non-pertanian, mulai dari pedagang kecil di pasar tradisional hingga perusahaan skala besar. Dengan cakupan yang luas tersebut, Semendawai Barat diharapkan dapat memberikan kontribusi data yang signifikan bagi profil ekonomi Kabupaten OKU Timur secara keseluruhan, sehingga potensi lokal dapat lebih dikenal di kancah nasional.
Alasan utama di balik ajakan ini adalah perlunya akurasi data untuk perencanaan pembangunan. Tanpa data yang jujur,
kebijakan pemerintah terkait bantuan modal, pelatihan kewirausahaan, hingga pembangunan infrastruktur penunjang ekonomi di wilayah Semendawai Barat berisiko menjadi tidak tepat sasaran. Oleh karena itu, kejujuran responden adalah bentuk kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
Dalam implementasinya, petugas sensus yang datang akan dilengkapi dengan identitas resmi serta surat tugas guna menjamin keamanan dan kenyamanan warga. Masyarakat diminta untuk memastikan bahwa petugas yang melayani mereka benar-benar dari BPS, sehingga proses wawancara dan pengisian kuesioner dapat berjalan dengan lancar, aman, dan transparan sesuai protokol yang berlaku.
Sebagai penutup, Linda Wati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu padu menyukseskan gelaran sepuluh tahunan ini. Dengan semangat gotong royong, beliau optimis bahwa Semendawai Barat mampu menjadi teladan dalam tertib administrasi data. "Mari bersama kita sukseskan Sensus Ekonomi 2026; mencatat ekonomi Indonesia untuk masa depan yang lebih sejahtera," pungkasnya dengan penuh semangat